Dumb and Dumber : First Impression

150606 d&e taiwan 49

Day18 #NulisRandom2015

Hari itu Hyukjae berusaha untuk tidak terlalu berharap. Berharap kalau senior di tempat barunya akan menyenangkan. Berharap ia akan mendapat sambutan hangat. Karena tiap kali Hyukjae berharap, kenyataan selalu berbanding terbalik pada apa yang dibayangkan.

Maka Hyukjae berusaha biasa saja saat ia memasuki ruang latihan para trainee—meski jantungnya tidak bisa berhenti berdentum sekeras musik yang diputar di sana. Hyukjae tahu hari itu ia akan bertemu dengan orang-orang baru. Orang yang tahun-tahun ke depan akan belajar dan bekerja bersama dengannya di agensi besar yang merekrut mereka sebagai calon idola.

Musik masih berputar keras ketika Hyukjae masuk, membungkuk-bungkuk. Hyukjae mendekati sekolompok laki-laki yang sedang duduk bergerombol. Menyisakan seorang anak yang sedang melatih gerak tariannya seorang diri di depan salah satu cermin yang mengelilingi ruangan itu.

“Oh, kau trainee baru itu, kan?”

“Ya.” Hyukjae tersenyum gugup.

“Duduklah. Tidak perlu malu-malu. Kau bisa memanggil kami Hyung.”

Hyukjae ikut duduk di lantai. Awal yang tidak terlalu buruk menurutnya. Dilihatnya senior-seniornya yang menatapnya penuh minat.

Saat ia baru memikirkan apa yang bisa dikatakannya untuk memulai perbincangan, salah satu seniornya berbicara lagi. “Aku sudah melihat profilmu kemarin. Dan omong-omong kau punya teman seumuran di sini.”

“Benarkah?”

Hyukjae tidak bisa berbohong kalau ia merasa senang. Setidaknya ia punya teman yang bisa ia panggil tanpa menunduk sungkan.

“Lee Donghae! Ada teman baru nih.”

“Ya?” Anak yang sejak tadi menari sendiri berhenti lalu menoleh.

Tepat saat itu mata mereka bertemu. Lee Donghae mendekat tanpa malu-malu. Mengulurkan tangan dan tersenyum lebar ketika ia berkata, “Aku Lee Donghae. Senang bertemu denganmu.”

Senyum Donghae menular. Hyukjae kembali menemukan semangat dan kepercayaan dirinya. “Aku Lee Hyukjae.”

“Wah! Selain lahir di tahun yang sama, marga kalian juga sama! Kalian jadi terlihat seperti kembar.”

Donghae tertawa dan sekali lagi mengajak Hyukjae untuk ikut tertawa. Mungkin benar. Akhirnya Hyukjae menemukan kembarannya.

Karena tepat saat mata mereka bertemu, Hyukjae sudah merancang banyak cara untuk bisa dekat dengan anak itu. Mencari tahu tentang anak itu agar ia bisa mengobrol dan bermain dengannya selayaknya teman baik.

.

Note:

kalau aku berhenti ngepost #NulisRandom2015 itu berarti paketan internetku habis X,D

nulisrandom2015

Advertisements

One thought on “Dumb and Dumber : First Impression

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s