Seriously

seriously

Siwon For Seriously?!

Ternyata cinta itu tidak hanya membutakan tapi juga menulikan. Begitu yang dialami Joan ketika di suatu sore di beranda rumah Joan, Siwon bernyanyi dengan suaranya yang tidak terlalu buruk, tapi juga tidak bagus-bagus sekali. Laki-laki itu bernyanyi sambil memamerkan ketrampilannya bermain gitar yang baru dipelajarinya tempo hari.

Bagaimana pun juga itu Siwon—laki-laki yang paling ia cintai. Jadi Joan menulikan telinganya, sambil terus tersenyum-senyum sementara tangannya mengupas jeruk untuk mereka berdua.

“Apa yang tidak bisa kulakukan?” tanya Siwon mengganti nyanyian tapi tangannya masih memetik-metik sinar gitar yang terdengar sumbang. Pertanyaan random seperti ini sering Siwon keluarkan disaat-saat mereka berdua saja.

“Apa ya?”

“Aku punya tubuh yang lebih kuat dan tinggi daripada Ryeowook.”

Joan bergumam sambil megingat-ingat Ryeowook. Iya, itu benar. Ryeowook si pendek kurus kekasih Jihyun itu tidak sebanding dengan Siwon. Tidak se-level. Mungkin jika dibandingkan seperti pohon kelapa dan taoge—tidak perlu disebut siapa yang jadi kelapa, siapa yang taoge.

“Aku juga bisa memasak seperti Sungmin Hyung.”

Joan mengangguki ketika mengingat laki-laki itu membuatkannya bubur saat ia sakit. Meski Joan tak ingat bagaimana rasanya karena ketika itu lidahnya mati rasa selain hanya bisa mengecap pahit, Joan yakin Siwon bisa memasak. Setidaknya bubur itu bisa dimakan.

“Suaraku tidak kalah bagus dibanding Kyuhyun.”

Ya, meskipun perbandingannya seperti nyanyian burung di pagi hari dan nyanyian guntur saat badai.

“Jadi, tidak ada yang tidak bisa kulakukan untukmu.”

“Ada!” sahut Joan gemas.

Kedua alis Siwon menukik tak simetris. “Apa?”

“Jangan pernah mencoba bermain gitar untuk anak kita nanti.”

Melihat wajah terkejut Siwon yang dia artikan sebagai ketidaksenangan, Joan cepat-cepat menambahkan. “Maksudku tidak masalah bermain gitar untukku. Tapi kumohon jangan bermain gitar di depan anak kita suatu saat nanti. Karena aku yakin dia akan langsung menangis ketika mendengarnya.”

“Tunggu.. apa itu berarti kau mengijinkanku jadi ayah bagi anak-anakmu? Anak-anak kita?”

Joan baru menyadari bahwa pernyataannya salah ketika ia melihat laki-laki itu membekap mulut dan wajahnya nampak luar biasa bahagia dan—konyol.

Siwon terus mengoceh dan beberapa kali tertawa-tawa seperti orang gila. “Jadi kau.. benar-benar…. Wow! Aku tidak percaya kau—”

Joan sampai harus meredamnya dengan memasukkan potongan jeruk ke mulut Siwon.

Serius?! Bisakah Siwon berhenti jadi orang abnormal yang membuat Joan jadi gadis tak normal?

.

Note:

Yeahhh it’s new couple! Menurutku nama ‘Joan’ terdengar cukup berkelas untuk cowok sekelas Siwon XD

Advertisements

5 thoughts on “Seriously

  1. asraga XD suka banget!
    itu perbandingan pohon tauoge pohon kelapa bikin ngakak /slap xD
    duh eon suka sama tulisan romance semacam ini>< sweet adorkable gitu /? ❤ entahlah dari dulu aku ngga terlalu suka yang menye-menye /? kecuali kisah faramir-eowyn /slap xD

    keep writing keep writing fighting kak zahra kk <333

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s