A Friend

tweet 150427

Cherry Hee © 2015

“I was the happiest when i called Choco’s name.”

. . .

Hyukjae tidak terlalu ingat kapan terakhir kali ia menangis sampai kehabisan napas. Mungkin saat seorang teman merusak mainan kesukaannya. Waktu itu ia baru enam tahun dan hanya bisa menangis mencari pembelaan dari ibunya. Atau mungkin saat ia diputus dari cinta pertama kala SMP. Ia menangis sampai seorang teman menertaiwainya sebagai pecundang.

Sejak saat itu Hyukjae tidak ingin lagi menangis. Sepedih dan sesakit apapun.

Dan malam itu datang. Ketika napas Choco berat pendek-pendek. Hyukjae bahkan bisa mendengarnya jelas saat mereka berbaring berjejeran di atas tempat tidur seperti biasa.

Diantara kegusaran yang membungkus tubuhnya dalam kebekuan yang ganjil, kilas film kabur berputar-putar di kepalanya. Ketika hari-hari berat ujian sekolah yang hampir membuatnya gila, ia meneriaki Choco yang tidak mau berhenti nyalak-nyalak di sampingnya. Mungkin saat itu Choco hanya ingin diajak bermain. Mungkin saat itu Choco hanya ingin ia beristirahat dari melototi lembar-lembar buku.

Waktu bisa saja terus berputar. Orang-orang bisa saja berubah dalam bergantinya hari-hari menjadi tahun. Dan jika di luar sana tak ada seorang teman yang benar-benar dapat ia percaya, di sini ia masih punya satu makluk yang selalu menunggunya di depan pintu. Memanggil-manggil namanya dengan cara lain. Mengekori langkahnya seperti makhluk setia.

Ketika napas berat itu tak terdengar lagi, Hyukjae menangis dan tak ingat lagi janji yang sudah ia benamkan dalam dirinya kemarin hari. Ia melanggarnya sendiri. Ia menangis sampai matanya perih dan hidungnya basah. Sampai dadanya sesak dan tidak ada hal lain yang ia ingin selain mendengar gonggongan berisik dari tubuh dingin itu.

Karena itu Choco. Teman yang hanya melihat dirinya seorang. Teman yang mencintainya melebihi apapun.

.

– – –

Note:

Aku tidak tahu sasakit apa yang dia rasakan sekarang, tapi aku sendiri pernah menangis sepanjang hari karena sebab yang sama.

Aku bukan tipe anak yang mudah mendapat teman dekat. Karena itu saat ibuk membelikan dua ekor anak ayam, aku girang bukan main. Postur tubuh mereka berbeda satu dengan yang lain. Itu memudahkanku menamai mereka. Sampai lewat beberapa minggu, ibu membelikan dua anak ayam lagi. Lengkap sudah empat sekawanku.

Setiap jam pulang sekolah, hal yang paling tidak sabar kulihat di rumah adalah mereka. Setiap malam, aku selalu menengok kandang mereka sekadar mengucap selamat malam X,D well, saat itu aku masih anak polos ingusan yang menganggap mereka teman terbaik.

Sampai disuatu waktu, empat sekawan itu harus dikorbankan untuk khajatan 1000 harinya si mbah. Aku ingat ibuk menghiburku kalau ayam mati akan masuk surga. Namanya juga anak kecil, aku tetep nangis X,D

Ada ikatan yang berbeda antara manusia dan hewan. Sesuatu yang selamanya layak kau sebut sebagai ‘temanku.’

.

Advertisements

4 thoughts on “A Friend

  1. Huuuuu sedihhhh:( tau berita choco kemaren, jadi keinget juga sama kucing peliharaanku yg matiTT emang bener, ada ikatan yg beda antara manusia dan hewan. Bener…..

    Aku suka ffnya kak. Berasa kayak menggambarkan bgt seberapa sayangnya Hyuk ke Choco.. Sederhana, tapi menyentuh^^

    • well ini pendek banget. sebenernya mau nulis yang lebih panjang, mungkin sepanjang ficlet tapi ga bisa hhaha
      i know right, mrk itu makhluk setia T^T
      thanks yoo~~ ^^

  2. sakit… teman hanyalah sebatas teman, kadang tidak ingin percaya kata-kata itu saat kita tertawa bersama mereka. kalau dikhianati baru deh nengok kata2 itu lagi. manusia. wajar. kadang berpikir mencari teman yang tdk punya hati, tp punya perasaan (?) like choco misalnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s