Flashfiction // Still You

Still You

Cherry Hee © 2014

.

“Fi! Yuk main,” ajak anak laki-laki itu seketika saat pintu yang beberapa saat lalu ia ketuk heboh, terbuka.

“Ke mana?”

“Ikut aja.”

“Ish! Ini tahun baru. Pasti ramai di luar. Malas ah. Aku ga dibolehin ibu main,” gadis kecil itu mengerucutkan bibirnya, kesal.

“Kalau ke rumahku, bolehkan?” Fi terdiam sejenak. Menengok atap rumah kemerahan yang tak jauh dari rumahnya. Detik selanjutnya kepalanya mengangguk riang dengan senyum lebar.

“Tunggu. Aku ijin keibu dulu ya.”

Anak laki-laki itu mengangguk, balas tersenyum tak kalah senang.

.

“Ini tahun ke delapan kita menghabiskan malam tahun baru di sini. Kau tidak bosan?”

Dim menggeleng masih khusyuk menatap langit yang ramai dengan kerlipan api kecil-kecil.

“Kau bosan?” tanyanya balik.

“Tidak.” Mereka terdiam sejenak menikmati ketenangan angin malan yang melewati loteng rumah Dim.

“Apa semangatmu tahun ini?”

“Semangatku?” Dim mendesah, seperti tengah menyesal. “Semangatku masih kamu,” ungkapnya dengan wajah sedih dibuat-dibuat. Menimbulkan seburat malu di wajah Fi.

Advertisements

6 thoughts on “Flashfiction // Still You

  1. Kecil-kecil udah bisa ngomong semanis itu. 😀 manis di akhir jadi kebayang +.+ btw umurnya berapa sih? ‘Anak laki-laki’ berarti masih kecil donk. :3 nice story, kak Cherry

    • itu part pertama mrk masih kecil. part kedua delapan tahun kemudian sebenernya, tp mungkn para baca ga nangkep itu ya hahaha
      umur berapa aja boleh hihi
      makasih sudah berkunjung 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s