Flashfiction // Setidaknya Ia Tahu

Setidaknya Ia Tahu

Cherry Hee © 2014

.

“Kau yakin akan mengatakannya?”

“Ya. Ini sudah lebih dari satu minggu dan aku tidak bisa tidur dibuatnya.”

Felix menelengkan kepalanya. Masih menimang-nimang rencana kawannya.

“Bagaimana kalau dia menolak?” Pertanyaan itu mungkin bisa membuat Henry mundur teratur sekarang, tapi ia sudah bertekad. Ia harus mengatakannya atau selamanya ia tidak bisa tidur.

“Lebih parahnya kalau dia menjauh darimu.”

“Tak apa, yang penting aku sudah mengatakannya.”

Henry tak gentar lagi. Kini ia memasuki kelas menghampiri gadis berambut sebahu itu.

“Shena.” Yang dipanggil mendongak.

Degup jantung Henry tiba-tiba bergemuruh tak menentu. Telintas untuk lari namun tiba-tiba mulutnya bergerak sendiri.

“Sebenarnya aku yang menabrak kucingmu sampai mati. Maaf. Aku tak sengaja. Saat itu aku buru-buru mejemputmu!”

Shena  diam tak menjawab. Hanya mendelik, terkesiap mendengar ucapan kekasihnya barusan.

Detik kemudian dia membalas, “Kita putus.” Gadis itu melenggang keluar, meninggalkan Henry yang berdiri layu.

Well, setidaknya ia sudah tahu kebenarannya, kawan.” ucap Felix, meghibur.

.

Note :

Terinspirasi dari drabble kak Cuncun. So inspiring~  kkk~

Advertisements

3 thoughts on “Flashfiction // Setidaknya Ia Tahu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s