Flashfiction // Kawan

Kawan

Cherry Hee © 2014

.

Chan mendongak. Sasarannya tepat ada di depan sana. Tidak dekat, tapi dia yakin sekali tembak pasti dapat.

Chan mengangkat tangan tinggi-tinggi. Meremas kuat benda yang dipegangnya. Pelurunya telah siap.

Sekali lagi menoleh ke kanan-kiri kalau-kalau ada yang melihat.

Jalanan sepi. Dengan semangat dimulainya menembak.

Pertama, gagal.

Kedua, gagal.

Sial!

“Hey! Apa yang kau lakukan!”

Tahu-tahu sosok beruban itu muncul diujung jalan. Mengangkat sarungnya sampai lutut lalu menghampiri Chan yang masih sibuk.

Tembakan terakhir. Ia harus dapat atau tertangkap.

Tapi tiba-tiba lengannya tertarik ke kanan. Tangan lain merebut sisa batu terakhirnya.

“Bodoh. Biar aku saja.”

Chan terhenyak. Sekali tembak anak itu dapat.

“Kau hebat Az! Terima kasih.”

Az tersenyum simpul sambil mengangguk-angguk bangga. “Itulah gunanya teman. Ayo lari!”

“Hey! Jangan curi manggaku!”

Advertisements

8 thoughts on “Flashfiction // Kawan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s