Ficlet : Aku Itu Bukan Kamu

Aku Itu Bukan Kamu

by Cherry Hee

Cho Kyu-Hyun berjalan linglung kembali ke apartemennya tengah malam itu. Dalam kepalanya masih terngiang deret dialog musikalnya yang gila panjangnya. Seharian mondar-mandir oleh jadwal lain sudah cukup menguras seluruh tenaganya. Tapi apa boleh buat, besok hari pementasan musikalnya. Ia harus hapal betul dialognya.

Sembari mendesah resah, ia membuka pintu dengan tenaganya yang tersisa. Langkahnya langsung berlanjut melintas ke dapur. Meraih satu botol mineral terbesar di lemari pendingin dan meminumnya sampai tandas setengah.

Air dingin itu sedikit menyegarkannya. Dengan mood yang lebih baik ia mengambil satu buah apel merah lalu menyalakan televisi di ruang tengah. Sebuah kebiasaan untuk tak bisa melewatkan acara talkshow yang menampilkan wajahnya. Sampai beberapa saat setelah itu Kyu-Hyun sudah terpingkal-pingkal oleh ucapannya sendiri di layar tv.

“Sedang menikmati kepopuleranmu Cho Kyu-Hyun?” Kyu-Hyun tersentak. Ia menoleh dengan mulut menganga. Seorang lelaki bersandar di daun pintu dapur, mengunyah sebuah apel sama seperti dirinya.

“Kau?” Kyu-Hyun berjengit berdiri.

“Kenapa terkejut seperti itu melihatku? Kau tidak suka aku di sini?” sahutnya dengan iringan kekeh tawa.

“Bagaimana bisa?” Kyu-Hyun bergumam tak jelas, tapi lelaki itu paham maksud pikirannya.

“Kau lupa? Aku bahkan bisa masuk ke ruang penyimpanan uang di bank paling ketat keamanannya di Korea?”  Lelaki itu mendongak dagu, lagaknya sok hebat.

“Cho Kyu-Hyun! Berhentilah melakukan hal-hal seperti—”

“Berhenti memanggilku dengan nama itu!” Lelaki itu berteriak tak kalah kencang. Membuat otot-otot leher keduanya bersitegang.

“Kyu-Hyun itu kamu.” Lelaki itu berjalan mendekat tapi tetap mengawas seakan menjaga jarak. “Kau tak lupa janji kita, kan? Aku Cho Kyu-Han dan kau Cho Kyu-Hyun.”

Kepalanya mendongak ke seluruh sudut ruangan. Lelaki itu bedecih kecil dan berkata, “Selamat, kau sudah sangat terkenal sekarang.”

“Ayah merindukanmu,” balas Kyu-Hyun tak acuh pada kalimat pujian entah ejekan itu.

“Benarkah? Maksudnya kamu?”

“Tak peduli aku atau kamu. Anaknya sudah tak lengkap lagi, tentu dia tidak bahagia.”

“Omong kosong.”

“Kembalilah.. kumohon. Aku sudah jadi Cho Kyu-Hyun yang kau mau. Kau bisa kembali dan menggantikan posisiku dan aku akan kembali jadi Cho Kyu-Han.”

Lelaki itu mendengus mendengar rengek pinta saudaranya. “Aku ke sini bukan untuk mendengar permohonanmu. Aku hanya ingin berpamitan pada satu-satunya orang yang kenal betul diriku ini. Kamu.. saudaraku.” Bibirnya tersenyum tapi pias wajahnya masih pongah.

“Aku akan pergi jauh dari negeri ini. Aku tak bisa mengatakannya ke mana dan aku ke mari cuma mau berpamitan.”

“Kau tidak rindu ibu?” Dengan parau ia bertanya. Matanya mengabur oleh air mata. Menangis di depan orang memang bukan gayanya, tapi di depan saudaranya, ia tak lagi malu. Dulu sewaktu mereka masih kecil, tawa dan tangis mereka bagi berdua. Tak sembunyi-sembunyi bahkan mereka penah menangis berpelukan.

“Aku rindu.. tentu.” Lelaki itu menunduk menerawang. Raut pongahnya sedikit menghilang. “Tapi itu tak lagi penting karena sudah ada kamu.”

Cepat-cepat ia mendongak lagi,  seakan menolak memperlihatkan sisi lemah itu. “Dan aku mau berterima kasih, kau sudah jadi Kyu-Hyun yang diinginkan ayah dan ibu.”

“Kenapa? Kenapa kau berhenti jadi Kyu-Hyun?” geram Kyu-Hyun, sambil mengepal tangannya.

“Apa aku tak pernah memberi tahu alasanku? Oh, mungkin aku lupa.” Lelaki itu melirik ke arahnya. “Karena aku tak pantas jadi Kyu-Hyun yang selalu ayah harapkan. Karena sebenarnya yang harus jadi Kyu-Hyun yang mereka sayang itu kamu, bukan aku.”

Kepala Kyu-Hyun terasa berdenyut. Bayang masa lalunya kembali tersingkap. Bahwa ia yang dulu adalah Cho Kyu-Han yang tak lebih dari bayangan seorang Cho Kyu-Hyun. Jarang dilirik, jarang diingat. Meski kenyataannya mereka bermuka sama, tinggi badan yang sama, gaya rambut yang sama tapi entah salah apa kedua orang tuanya memandang dirinya tak pernah sama. Kyu-Han selalu dinomor duakan dan Kyu-Hyun selalu diutamakan.

Sampai Kyu-Hyun terlempar ke dunia hiburan atas permintaan ayahnya. Dengan hidup setengah jiwanya tak tenang pada akhirnya Kyu-Hyun menyerah. Ia memaksa berganti peran. Berhenti menjadi Kyu-Hyun yang terkenal, dan mengganti namanya jadi Kyu-Han. Kyu-Han sempat tak mau saat itu, tapi keras kepala saudaranya tak terkalahkan, sampai ia mengiyakan dan bekerja sama dalam kepura-puraan itu. Ia menjadi sosok baru, Cho Kyu-Hyun yang selama ini ia impikan.

“Sudahlah.. sudah terlanjurkan? Kau sudah senang di tempatmu dan aku tenang di tempatku. Aku sedang terburu-buru, harus pergi sekarang. Tenang saja, tidak akan ada yang menyadari wajah ini itu kamu yang terkenal.” Lelaki itu kembali mengunyah sisa apelnya sebelum menutup setengah wajahnya dengan masker hitam.  “Aku pergi dulu saudaraku. Terima kasih kau membiarkanku mencuri beberapa makananmu. Selamat tinggal.” Sambil memasang topinya ke kepala, tangan kanannya melambai.

Sampai tubuh itu menghilang dari balik pintu, Kyu-Hyun palsu terdiam. Tersadar, ia masih sama seperti dulu. Mengalah pada rencana saudaranya. Meski sekarang alasannya mungkin sedikit lebih beda. Ia memang tak dapat melepas begitu saja nama yang telah dijunjungnya, dipertahankannya—Cho Kyu-Hyun.

Ya, Cho Kyu-Hyun yang pantas terkenal itu dirinya, bukan dia saudaranya. Egois, tapi itulah Cho Kyu-Hyun yang semestinya, kan?

***

.

Note :

cake3

Happy 1st anniversary my young blog yayyy!

Sebenernya anniversary-nya tanggal 31 kemarin tapi karena ga sempet ngerayainnya, jadi hari ini aja deh ya. Bakal nyepam blog sampai besok. Jadi tunggu aja oke. Haha

Dan aku mau ngucapin bagi siapapun kalian yang telah menyempatkan waktunya baca tulisan-tulisanku setahun ini. Aku sangat berterima kasih. Tidak ada kewajiban komen di sini, tapi bagi kalian yang mau memperlihatkan diri, aku sambut dengan tangan terbuka.

Terima kasih pembaca! n_n

 

 

Advertisements

14 thoughts on “Ficlet : Aku Itu Bukan Kamu

    • ini drabble langsung tamat..
      hahhha maaf buat bingung ya. sengaja ga aku jelasin gamblang siapa mrk biar sekali2 pada belajar baca sambil kosentrasi tinggi XD *ngarang
      terima kasih sudah datang O/

  1. kyu hyun punya kmbaran,trus mreka tker posisi? n kyu hyun yg asli melarikan diri? gthu kah mksudn’a ??

  2. aku juga paham, kok Kak 🙂
    Kalau begitu, akulah Cho Kyu-Min (??) *abaikan*
    hahah, kasian si Kyu-Han palsu, kira2 wajahnya kaya siapa yah? KKkkkk…

  3. Aku nyepam lg ya eon? n,n /slap

    jadi kyuhyun yg sebenernya bukan kyuhyun /? O.o karna kyuhan dari kecil di no.2 kan jadi sekarang rada egois/?? ngga nolak waktu kyuhyun mau pergi o.o

    ini keren eonn >_< happy anniv btw \o/ /slapp/ #telatoy ._. Hehe keep writing eon~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s