Drabble : The Final

by Cherry Hee

Sekali lagi Ryeo-Wook mengusap bulir keringat yang menetes perlahan di dahinya. Tangannya lalu turun menekan dada. Tepat di sana dia dapat merasakan jantungnya berdegup kencang.

Jika saja hari rabu dihapuskan, eksekusi gila ini tak akan datang. Usaha tiga tahunnya tengah dipertanyakan. Meski ia sudah berusaha setengah mati semalaman menaklukan berlembar-lembar kertas yang baginya seperti simbol tak terbaca. Samar dan membingungkan. Hampir membuat Ryeo-Wook frustasi.

Tapi apa boleh dikata. Tuhan masih saja menciptakan hari rabu terkutuk ini. Bagaimana pun bumi masih berputar dan ia harus menghadapinya.

“Kau siap Ryeo-Wook ah?” Ryeo-Wook menoleh. Saat ini Kyu-Hyun memang sedang tersenyum padanya. Tapi tersenyum dan memasang wajah santai di saat genting seperti ini membuatnya ingin mencekik Kyu-Hyun sampai mati. Sebelum rencananya itu ia lakukan, seseorang menegur mereka.

“Hey sedang apa kalian? Ayo masuk. Ujian akan segera dimulai.”

“Okey Madam,” seru Kyu-Hyun, melenggang ringan ke kelas. Di belakang Ryeo-Wook mengekor. Kepalanya masih menunduk dalam.

Anak yang malang ;A;

Advertisements

6 thoughts on “Drabble : The Final

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s