Ficlet “Miss You”

Miss you

Author  :           Cherry Hee

Length  :           Ficlet 

Genre    :           Romance

Cast      :

–          Cho Kyu-Hyun (Super Junior)

–          Hwan Sae-Ra (OC)

Disclamer : Cast milik Tuhan. Tulisan dari saya 🙂

-.-.-.-.-.-

Sae-Ra mengerang ketika terik matahari pagi yang hangat masuk ke petak kasurnya dari sela-sela jendela. Semalam lagi-lagi ia lupa menutup jendela apartemennya setelah susah payah melihat bintang. Di kota sibuk penuh gedung pencakar langit seperti Prancis, bintang memang jarang terlihat. Seakan lampu penerangan di sana sini telah menggeser cahaya mungil itu dari langit.

Mengingat bintang, ia jadi ingat seorang teman. Tak sadar, tangan Sae-Ra meraih ponsel kecil yang tergeletak di meja nakas tepat di sampingnya terbaring. Dengan mata setengah tertutup, Sae-Ra mengetikkan sesuatu lalu menekan tombol send. Tanpa menunggu dulu apakah pesan itu benar-benar terkirim, dengan langkah gontai Sae-Ra berjalan setengah nyawa menuju kamar mandi di ujung apartemen kecil itu. Bersenandung kecil demi menggugah semangat paginya.

Tanpa sadar, gadis itu sudah merusak harinya sendiri sejak awal.

***

Sae-Ra tersenyum kecil pada seorang wanita paruh baya sebelum mendaratkan dirinya di kursi tepat di samping wanita itu. Sae-Ra selalu seperti itu. Menjadi pendatang di negeri orang lain membuatnya lebih berhati-hati dalam bertindak dan berucap. Termasuk selalu bersikap ramah pada semua orang. Meski kadang yang keluar hanyalah senyum terpaksa yang aneh.

Gadis itu terperanjat kaget ketika tiba-tiba ponselnya bergetar dengan nada dering kelewat nyaring dari dalam tasnya. Membuat sebagian penumpang dalam subway menatap ke arahnya kesal. Dalam hati Sae-Ra merutuk pada kebodohannya yang bisa-bisanya lupa mematikan dering ponsel yang memalukan itu. Tidak terlalu memalukan jika saja dering ponsel itu terdengar keren seperti lagu-lagu cinta populer. Masalahnya yang keluar justru suara ‘Saranghae!’ berulang kali yang semakin keras jika ia tak segera membukanya. Sungguh.. menggelikan.

Setelah tahu siapa nama yang tertera dilayar, Sae-Ra segera menempelkan ponselnya ke telinga. Alih-alih bersungut marah, Sae-Ra malah terkikik geli sambil berseru menggoda, “Haishh. Sudah berapa lama kita tidak bertemu dan berhubungan ya?” Sae-Ra mendekap mulutnya erat-erat berusaha meredam gelakan tawanya yang hampir meledak.

“Jadi, apa yang ingin kau katakan? Kau merindukanku, Cho Kyu-Hyun?”

“Cho Kyu-Hyun dari London melapor pada Hwan Sae-Ra di Prancis. Kau baru saja mengirimi ku pesan singkat yang membuatku hampir terjungkal dan berguling-guling seperti orang gila di kelas. Dan sekarang kau mau membalikkan fakta hahaha… Oh ya ampun, Sae-Ra. Sungguh, kau bisa saja melupakan perjanjian kita waktu itu dan menghubungiku langsung. Kau tahu, jarak antara London dan Paris bukan apa-apa bagi ku. Meski harus menyeberangi selat Channel sekali pun akan ku lakukan demi memenuhi rasa rindumu padaku.” penjelasan panjang itu berakhir dengan suara tawa keras dari seberang sana.

Alis Sae-Ra terangkat sebelah. Mengecek apa pemuda yang barusan meneleponnya masih waras atau tidak, Sae-Ra segera membuka kotak pesan terkirimnya. Dan seketika bulatan bening milik Sae-Ra terbelalak lebar. Napasnya terhenti sejenak ketika deretan kata yang dua jam lalu ia kirim ke nomor bernama ‘Kyu-Hyun jelek’ itu terbaca jelas di depan matanya.

Kyu aku rindu padamu

 

 

“Bagaimana? Kau sungguh merindukanku uh?” serang suara di ujung sana.

Berusaha melawan rasa malunya Sae-Ra mendengus kesal. “Tidak! Aku sedang bermimpi saat itu!” pekiknya membuat wanita paruh baya di sisinya mendengus kesal padanya. Sae-Ra merasa bersalah lalu membungkukkan badan meminta maaf.

“Oh, jadi kau merindukanku sampai kebawa mimpi. Hahhaha.. Ya Tuhan. Hwan Sae-Ra. Kau hahaha…” Wajah Sae-Ra semakin memerah. Entah apa yang sebenarnya ia rasakan saat ini. Malu, senang, geli, konyol atau.. rindu.

Sebenarnya ini hanya permainan konyol mereka berdua. Cho Kyu-Hyun dan Hwan Sae-Ra yang kata orang selalu menempel satu sama lain dan tak terpisahkan sejak kecil, tiba-tiba membuat sebuah janji tidak akan berjumpa atau saling menyapa baik lewat telepon atau media apapun. Permainan itu berlaku sejak mereka masuk bangku kuliah. Keduanya berhasil mendapat beasiswa di salah satu Universitas ternama di Eropa. Kyu-Hyun di London dan Sae-Ra di Prancis.

Jika salah satu dari mereka melanggar dalam artian mencoba menghubungi yang lain, maka orang itu dianggap kalah. Hukumannya, dia harus rela melakukan apapun yang temannya pinta. Dan posisi kalah itu akhirnya di dapat Sae-Ra. Gadis itu kalah karena kecerobohannya sendiri.

“Jadi, kau tidak ingin mengatakannya?”

“Mengatakan apa?”

“Kau merindukanku. Aku bersungguh-sungguh dengan ucapanku tadi. Jika kau mengatakannya aku akan benar-benar ke sana segera. Menemuimu.” balas Kyu-Hyun, melembut.

Napas Sae-Ra serasa tercekik. Pemuda ini tak berubah. Senang sekali menjungkal balikkan perasaannya. “Eum….”

“Ya?” Sae-Ra menelan ludah mendengar Kyu-Hyun menunggu jawabannya penuh minat.

“Aku.. Kyu.. Aku.. Yah.. Aku merindukanmu.”

Lima detik hening tanpa suara dari keduanya. Lalu keheningan itu terpecah ketika tawa Kyu-Hyun kembali meledak keras. Sae-Ra sampai harus menjauhkan ponselnya dari telinga.

“Kyu!”

“Oke oke. Maaf.. Hahaha.. Aku terlalu bahagia. Tunggu aku oke. Aku sedang berlari ke stasiun kereta sekarang. Sampai bertemu Sae-Ra. Dan oh iya, permintaan yang harus kau penuhi nanti. Kau harus mau kencan denganku karena mulai sekarang kau kekasihku.”

“Kyuhyun!” Dan bunyi nada putus mengganti suara rendah Kyu-Hyun. Sae-Ra termangu sambil memandangi ponselnya. Sekali lagi ia tak tahu apa yang dirasakannya sekarang. Namun yang pasti, bibir Sae-Ra kembali mengembang. Kali ini lebih ringan. Lebih indah. Dan lebih tulus. Kyu-Hyun lah alasannya untuk tersenyum sekarang.

Tapi satu hal yang Sae-Ra harus ingat mulai saat ini. Ia tak akan lagi dan tak akan mau memegang ponselnya ketika ia belum sepenuhnya sadar dari alam mimpi. Tangannya bisa bergerak sesuai kehendaknya sendiri dan itu sungguh berbahaya.

***

Ini soft .__. Terlalu nge-soft ga??

Saran, nasihat, komentar ditunggu~ 😉

Dan maaf.. ini lebih dari 700 kata .-.

Advertisements

6 thoughts on “Ficlet “Miss You”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s